Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Kembali lagi...! sebelumnya, sudah ada part 1, maka part 2 (yang sedang kalian baca) adalah kelanjutannya. Satu hal sederhana yang patut kita syukuri selagi bisa adalah berbuka bersama keluarga. Mungkin, kegiatan ini harus saya ungkit kembali karena nilainya yang begitu dalam.
Saya pernah membaca dan mendengar, ada seseorang yang hidup mandiri berbuka sendiri rindu dimana ia dapat berbuka bersama keluarganya, juga bukti nyatanya saudara saya sendiri yang jauh merantau dari Kalimantan ke Jakarta untuk kuliah. Saat lebaran tahun lalu, ia berkata yang intinya lebih nikmat berbuka bersama keluarga, karena rasa itu dari lidah turun ke hati. Makan bersama tak hanya makanannya yang enak, tapi kebersamaannya yang mengena di palung hati, sehingga tetap bahagia dalam menjalani hari-hari puasa.
Oke, lanjut ke topik yang sebenarnya.
✓ Kegiatan saat Maghrib pukul 18.15
Saya sholat, tentunya jamaah bersama keluarga. Dilanjutkan, mengaji habis satu surat. Kemudian, waktu yang tersisa untuk bermain Hp dan mengemil. Camilan eksistensinya selalu menusuk mata dan ingatan. Setiap ada hal yang bisa dimakan, tangan seakan-akan tergerak sendiri untuk mengambilnya. Apalagi, belum lama ini kami membuat nastar yang niatnya untuk lebaran. Tapi, saya rasa akan habis lebih dulu, itu tak bisa dijamin hehe.
Di waktu ini, ayah saya akan berkata "Sholat, sholat!". Maka kami, perempuan-perempuan akan bersiap-siap. Jika ayah sudah qomat, barisan sudah tertata dengan rapi. Kami sholat Isya', Tarawih dan Witir. Setelah selesai, berdoa lalu menyalami ayah.
Selanjutnya, sudah pasti mengaji lagi. Pembaca mungkin berpikir, setiap sholat saya selalu mengaji apakah karena ramadhan?. Hmm, bisa jadi! tapi tidak sepenuhnya benar. Beberapa tahun lalu, saya ingin khatam al-qur'an saat ramadhan, tapi sayangnya selalu gagal. Entah karena sekolah, jadi sibuk dengan kehidupan sekolah atau hal lainnya saya tidak ingat. Niat juga berpengaruh besar.
Saya pikir, mengapa masa-masa ini tidak dimanfaatkan dengan baik? Akhirnya terlintas di benak saya untuk mengkhatamkan Al-qur'an pada ramadhan kali ini dengan niat sepenuh hati dan semangat yang membara.
Terlebih lagi, saya mencetuskan program Estafet Qira'atul Qur'an di grup WA dengan hadiah Sertifikat yang juga saya yang buat. Teknisnya? Cukup membaca al-qur'an seikhlasnya dan setiap hari sebelum tidur dicatat di list. Alhamdulillah, berjalan dengan baik. Saya berterimakasih kepada teman-teman saya. Karena tujuannya, selain agar apa yang saya ingin tercapai, juga memberi semangat bagi teman-teman. Apalagi, kegiatan seperti ini termasuk positif dan mungkin bisa memberi kesan tersendiri yang dapat menjadi momen jika tidak bersua lagi kelak. Sekian, terimakasih
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Komentar
Posting Komentar